Analisis Kebutuhan Rumah Sakit Di Kota Pematang Siantar Berbasis Pemetaan

Authors

  • Sahala Fransiskus Marbun Universitas Negeri Medan
  • Mahara Sintong Universitas Negeri Medan
  • Lastri Marsaulina Universitas Negeri Medan
  • Grace Angelina Universitas Negeri Medan
  • Indry Ramadina Purba Universitas Negeri Medan
  • Shelvi P.R Tumangger Universitas Negeri Medan
  • Nadra Rramadhani Universitas Negeri Medan
  • M. Hayqal Adibya Universitas Negeri Medan
  • Suci Oktaviana Universitas Negeri Medan
  • Ainul Mardiah Universitas Negeri Medan

         DOI:

https://doi.org/10.62712/juktisi.v5i1.1002

Keywords:

kebutuhan rumah sakit, penduduk, pelayanan kesehatan

Abstract

Rumah sakit merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang berperan penting dalam menunjang derajat kesehatan masyarakat. Ketersediaannya harus disesuaikan dengan jumlah penduduk agar pelayanan berjalan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan rumah sakit di Kota Pematangsiantar berdasarkan jumlah penduduk. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan data sekunder berupa jumlah penduduk dan jumlah rumah sakit. Analisis dilakukan dengan membandingkan kondisi aktual dengan standar kebutuhan, yaitu satu rumah sakit untuk setiap 100.000 penduduk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah rumah sakit telah melebihi kebutuhan minimal, namun masih terdapat ketidakseimbangan dalam ketersediaan fasilitas di beberapa wilayah. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan yang lebih baik dalam pembangunan fasilitas kesehatan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

B. Tambaip, A. P. Tjilen, and Y. Ohoiwutun, “Peran fasilitas kesehatan untuk kesejahteraan masyarakat,” J. Kebijak. Publik, vol. 14, no. 2, pp. 189–196, 2023.

World Health Organization, “Monitoring the building blocks of health systems,” Geneva, Switz. WHO Doc. Prod. Serv., 2010.

M. H. Arief, I. F. Arifin, and N. F. Laily, “Analisis Spasial Aksesibilitas Fasilitas Kesehatan di Kabupaten Jember,” J. Minfo Polgan, vol. 12, no. 2, pp. 1764–1771, 2023.

R. Rahmawati, Y. S. Hanifa, D. Juliansyah, S. Fadjarajani, and C. Darmawan, “Analisis Ketimpangan Pembangunan Fasilitas Kesehatan di Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya,” J. Multidisiplin Ilmu Akad., vol. 2, no. 5, pp. 659–668, 2025.

E. D. Absharina, A. H. Wardhani, R. Astuti, M. S. Ramadhan, and W. Widodo, “Pemetaan Persebaran Rumah Sakit Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kota Palembang,” J. Komput. Teknol. Inf. Sist. Inf., vol. 4, no. 1, pp. 247–253, 2025.

C. D. Alfreud, A. Sukmono, and A. P. Wijaya, “Pemetaan Kesesuaian Lahan Rumah Sakit Menggunakan Sistem Informasi Geografis di Kabupaten Banyumas,” J. Geod. Undip, vol. 13, no. 1, pp. 11–20, 2024.

B. Prabowo, A. M. Albar, and R. Salim, “Optimalisasi kesadaran kesehatan warga desa sarirogo dengan sosialisasi hidup sehat dan implementasi medical check-up,” Fundam. J. Pengabdi. Multidisiplin, vol. 2, no. 3, 2024.

R. Amran, A. Apriyani, and N. P. Dewi, “Peran penting kelengkapan rekam medik di rumah sakit,” Baiturrahmah Med. J., vol. 1, no. 2, pp. 69–76, 2022.

G. Y. Sanjaya, N. Hanifah, H. K. Prakosa, and L. Lazuardi, “Integrasi Sistem Informasi: Akses Informasi Sumber Daya Fasilitas Kesehatan dalam Pelayanan Rujukan,” SISFO Vol 6 No 1, vol. 6, 2016.

A. Gunawan, F. J. Amarrohman, and Y. Wahyuddin, “Analisis Potensi Penentuan Lahan Pembangunan Rumah Sakit Di Kabupaten Jepara Ditinjau Dari Aspek Fisik Dan Kebutuhan Demografis,” J. Geod. Undip, vol. 12, no. 4, pp. 368–377, 2023.

S. Purnomo, S. Subiyanto, and A. L. Nugraha, “Analisis potensi peruntukan lahan rumah sakit dinilai dari aspek fisik dan kebutuhan penduduk dengan sistem informasi geografis di kota semarang,” J. Geod. Undip, vol. 6, no. 4, pp. 226–235, 2017.

A. Maharani, D. Yanti, F. Y. Sulla, and M. Z. Hafizi, “Dampak Kemiskinan terhadap Ketidaksetaraan Pelayanan Kesehatan di Indonesia,” J. Ilmu Sos. dan Hum., vol. 1, no. 4, pp. 1336–1344, 2025.

T. Addinni, “Peranan penting keterlibatan masyarakat terhadap penyelenggaraan pelayanan kesehatan sebagai subsistem upaya kesehatan di Indonesia,” Res. December, 2023.

Pemerintah Republik Indonesia, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia, 2009. [Online]. Available: https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/38789/uu-no-44-tahun-2009

I. Idrus, B. Umar, and A. Anwar, “Pemetaan wilayah untuk mendukung perencanaan pembangunan infrastruktur di Kecamatan Soreang,” J. Pengabdi. Masy. Konstr., vol. 3, no. 1, pp. 113–122, 2025.

W. P. Sari, A. F. Firdaus, D. F. Dzaki, N. F. Kurniawan, and R. M. Hidayat, “Sistem Informasi Geografis Pemetaan Fasilitas Kesehatan Di Kabupaten Bandung,” J. Kridatama Sains Dan Teknol., vol. 7, no. 01, pp. 123–145, 2025.

A. R. L. Lette, “Jumlah dan kebutuhan sumber daya manusia kesehatan di fasilitas kesehatan Kota Kupang,” J. Publ. Kesehat. Masy. Indones., vol. 7, no. 2, 2020.

Published

2026-05-19

How to Cite

Marbun, S. F., Mahara Sintong, Lastri Marsaulina, Grace Angelina, Indry Ramadina Purba, Shelvi P.R Tumangger, Nadra Rramadhani, M. Hayqal Adibya, Suci Oktaviana, & Ainul Mardiah. (2026). Analisis Kebutuhan Rumah Sakit Di Kota Pematang Siantar Berbasis Pemetaan. Jurnal Komputer Teknologi Informasi Sistem Komputer (JUKTISI), 5(1), 430–434. https://doi.org/10.62712/juktisi.v5i1.1002

Issue

Section

Articles