Pengaruh Integrasi Large Language Model (LLM) Assisted Code Generation terhadap Defect Density dan Produktivitas Pengembang dalam Metodologi Agile Extreme Programming

Authors

  • Joko Yuwono Universitas Pamulang

        DOI:

https://doi.org/10.62712/juktisi.v5i1.1070

Keywords:

Large Language Model, Code Generation, Defect Density, Extreme Programming, Developer Productivity

Abstract

Penggunaan Large Language Model (LLM) sebagai alat bantu generasi kode (code generation) semakin meluas dalam industri pengembangan perangkat lunak global, namun penelitian empiris yang mengkaji dampaknya terhadap kualitas kode dan produktivitas pengembang dalam konteks metodologi Agile khususnya Extreme Programming (XP) masih sangat terbatas, terutama di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh integrasi LLM-assisted code generation terhadap dua variabel utama: defect density (jumlah cacat per 1.000 baris kode) dan produktivitas pengembang (diukur melalui lines of code per jam, waktu penyelesaian fitur, dan waktu perbaikan defect). Desain penelitian menggunakan pendekatan eksperimen kuasi dengan dua kelompok tim pengembang: kelompok eksperimen yang menggunakan GitHub Copilot berbasis GPT-4 Turbo sebagai alat LLM, dan kelompok kontrol yang mengembangkan sistem secara manual tanpa bantuan LLM. Kedua kelompok mengerjakan proyek sistem informasi berbasis web dengan kompleksitas setara menggunakan metodologi XP selama delapan minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tim yang mengintegrasikan LLM menghasilkan defect density sebesar 0,87 per KLOC, lebih rendah secara signifikan dibandingkan kelompok kontrol yang mencapai 1,62 per KLOC (penurunan 46,3%). Produktivitas pengembang pada kelompok LLM juga meningkat rata-rata 38,2% dalam hal lines of code per jam dan 31,5% lebih cepat dalam menyelesaikan fitur. Temuan ini memberikan bukti empiris bahwa integrasi LLM dalam siklus Extreme Programming secara statistik signifikan meningkatkan kualitas kode sekaligus produktivitas pengembang, dengan catatan bahwa praktik code review manusia tetap diperlukan untuk mengatasi kerentanan keamanan pada kode yang dihasilkan AI.

Downloads

Download data is not yet available.

References

J. Yuwono, "Peran Artificial Intelligence dalam Menjamin Kualitas Pengembangan Perangkat Lunak Melalui Prediksi Defect," JUKTISI, vol. 5, no. 1, pp. 306-312, Apr. 2026. doi: 10.62712/juktisi.v5i1.

A. Lisdiyanto, R. A. Nugroho, A. Andhyka, A. Wibowo, W. Winarti, dan B. Budiman, "Pengembangan Aplikasi Bengkel Las di Kediri dengan Metode Extreme Programming," Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Bisnis, vol. 7, no. 1, pp. 63-69, 2025. doi: 10.47233/jteksis.v7i1.1740.

M. Ulfi, G. I. Marthasari, dan I. Nuryasin, "Implementasi Metode Personal Extreme Programming dalam Pengembangan Sistem Manajemen Transaksi Perusahaan," Jurnal Repositor, vol. 2, no. 3, 2024.

R. Hoda, N. Salleh, J. Grundy, dan H. M. Tee, "Systematic Literature Reviews in Agile Software Development: A Tertiary Study," Information and Software Technology, vol. 85, pp. 60-78, 2017. doi: 10.1016/j.infsof.2016.12.009.

F. Hendrianto dan P. Susanto, "Pengaruh Penerapan Test-Driven Development terhadap Defect Density pada Proyek Pengembangan Sistem Informasi Berbasis Web," Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT, vol. 7, no. 2, pp. 68-77, 2022.

I. Sujatmiko dan A. Haryanto, "Perbandingan Waktu Delivery dan Nilai Bisnis antara Metode Agile dan Plan-Driven pada Proyek Pengembangan Perangkat Lunak di Indonesia," Jurnal RESTI, vol. 5, no. 6, pp. 1089-1097, 2021. doi: 10.29207/resti.v5i6.3642.

N. Farwati, I. T. Salsabila, K. R. Navira, dan T. Sutabri, "Analisa Pengaruh Teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam Kehidupan Sehari-hari," JURSIMA, vol. 11, no. 1, pp. 39-45, 2023.

Z. Liu, Y. Tang, X. Luo, Y. Zhou, dan L. F. Zhang, "No Need to Lift a Finger Anymore? Assessing the Quality of Code Generation by ChatGPT," IEEE Trans. Softw. Eng., vol. 50, no. 6, pp. 1548-1571, 2024. doi: 10.1109/TSE.2024.3368016.

V. Stray, R. Haugset, C. Timoszuk, O. Ulfsnes, dan E. Wivestad, "Developer Productivity With and Without GitHub Copilot: A Longitudinal Mixed-Methods Case Study," arXiv:2509.20353, Jan. 2026. doi: 10.48550/arXiv.2509.20353.

G. Pinto, F. Castor, dan S. Soares, "LLM Assistants Can Accelerate Software Development: Self-Reported Empirical Evidence," Empirical Software Engineering, 2024.

C. Treude, M. A. Storey, P. Salvaneschi, dan M. Beller, "Quality Assurance of LLM-Generated Code: Addressing Non-Functional Quality Characteristics," Information and Software Technology, Apr. 2026. doi: 10.1016/j.infsof.2026.107754.

L. Ma, Z. Chen, P. Kim, Y. Chen, dan Z. Wang, "Towards LLM-Driven Code Generation: The Impact of Process Models," MSc Thesis, Concordia University, 2025.

M. Pramono dan S. Wulandari, "Kajian Praktik-Praktik Teknis Extreme Programming dan Dampaknya terhadap Kualitas Perangkat Lunak," Jurnal Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi, vol. 5, no. 3, pp. 389-401, 2021.

B. Ariyanto dan N. Lestari, "Evaluasi Kualitas Perangkat Lunak Menggunakan ISO/IEC 25010: Studi Kasus Sistem Informasi Manajemen Berbasis Web," Jurnal Ilmu Komputer dan Agri-Informatika, vol. 10, no. 1, pp. 33-46, 2023.

D. Kumalasari dan R. Firdaus, "Faktor-Faktor Penentu Keberhasilan Pemilihan Metodologi Pengembangan Perangkat Lunak: Tinjauan Sistematis Literatur," Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Indonesia, vol. 7, no. 2, pp. 91-105, 2022.

Y. Herdiana dan R. Nurhayati, "Pengembangan Instrumen Pengukuran Kepuasan Pengguna Sistem Informasi Berbasis SERVQUAL untuk Konteks UMKM," Jurnal Keteknikan dan Sains, vol. 6, no. 2, pp. 78-92, 2022.

E. Buratti, R. Oliveto, dan G. Antoniol, "Designing Empirical Studies on LLM-Based Code Generation: Towards a Reference Framework," in Proc. IEEE/ACM 47th Int. Conf. Software Engineering, 2025. doi: 10.48550/arXiv.2510.03862.

A. Wijaya dan M. Sari, "Komparasi Metode Waterfall dan Scrum dalam Pengembangan Sistem Informasi: Studi Kasus di Kota Bandung," Jurnal Ilmiah Rekayasa dan Manajemen Sistem Informasi, vol. 7, no. 1, pp. 45-58, 2021.

F. Firmansyah, D. Puspitasari, dan H. Gunawan, "Penerapan Extreme Programming (XP) pada Pengembangan Aplikasi Mobile Layanan Publik Berbasis Android," Jurnal Sistem Informasi dan Manajemen, vol. 10, no. 2, pp. 112-125, 2022.

A. Nugraha dan T. Andriani, "Kerangka Kerja Pemilihan Metodologi Agile vs Plan-Driven untuk Proyek Perangkat Lunak Skala Kecil dan Menengah di Indonesia," Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi, pp. 234-246, 2023.

Published

2026-06-03

How to Cite

Yuwono, J. (2026). Pengaruh Integrasi Large Language Model (LLM) Assisted Code Generation terhadap Defect Density dan Produktivitas Pengembang dalam Metodologi Agile Extreme Programming. Jurnal Komputer Teknologi Informasi Sistem Komputer (JUKTISI), 5(1), 607–612. https://doi.org/10.62712/juktisi.v5i1.1070

Issue

Section

Articles