Pipeline Ekstraksi Adaptif untuk Otomatisasi Administrasi Kependudukan Sistem Informasi Desa
DOI:
https://doi.org/10.62712/juktisi.v5i2.1301Keywords:
adaptive extraction pipeline, image preprocessing, population administration, semantic document extraction, village information systemAbstract
Administrasi kependudukan di tingkat desa masih banyak bergantung pada pengetikan ulang data Kartu Keluarga secara manual sehingga lambat dan rentan kesalahan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan PEDEs, sistem informasi desa berbasis web yang mengotomatisasi ekstraksi data Kartu Keluarga dari berkas PDF melalui pipeline ekstraksi adaptif. Sistem menganalisis struktur internal berkas PDF, lalu memilih jalur teks bila tersedia lapisan teks digital atau jalur visual dengan pra-pemrosesan citra bila berkas hanya berupa hasil pemindaian, kemudian melakukan ekstraksi dokumen semantik untuk menghasilkan data terstruktur berformat JSON. Stabilitas proses dijaga melalui sistem antrian dan pembatasan laju, sedangkan keakuratan dijaga melalui sanitasi otomatis dan verifikasi operator. Sistem dibangun menggunakan Laravel, Inertia.js, dan React serta memanfaatkan layanan Groq sebagai mesin ekstraksi semantik. Pengujian fungsional black-box terhadap 24 skenario seluruhnya berstatus sesuai. Pengujian akurasi pada 17 dokumen menghasilkan precision 92,00% dan F1-score rata-rata 85,44%, dengan 98,59% pada PDF digital dan 96,38% pada PDF hasil pemindaian. Dibandingkan proses manual, sistem memangkas waktu pemrosesan dari 120 detik menjadi 10 detik per dokumen (91,67%). Hasil ini menunjukkan pipeline ekstraksi adaptif mampu mempercepat administrasi kependudukan desa sekaligus menekan human error.
Downloads
References
[1] Harmayni, E. N. Sihombing, dan O. Medaline, “Aspek hukum pemanfaatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dalam penyelenggaraan administrasi negara,” Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, vol. 4, no. 3, pp. 3893–3902, 2026, doi: 10.61104/alz.v4i3.5848.
[2] I. Sandika, S. Aini, Y. K. Simbolon, dan S. Hadiningrum, “Analisis sistem pemerintah desa di Indonesia,” Terang: Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, vol. 1, no. 1, pp. 212–223, 2024, doi: 10.62383/terang.v1i1.89.
[3] A. P. E. Susilowati, R. Rachmawati, dan R. Rijanta, “Smart village concept in Indonesia: ICT as determining factor,” Heliyon, vol. 11, no. 1, p. e41657, 2025.
[4] Y. M. Kristania, “Sistem informasi pelayanan administrasi kependudukan desa (M-Desa) dengan metode user centered design,” Indonesian Journal on Software Engineering, vol. 7, no. 1, pp. 1–9, 2021.
[5] W. G. S. Parwita, R. A. Mutiarani, dan I. N. W. Adnyana, “Implementasi aplikasi sistem informasi desa dan kependudukan berbasis web di Desa Kukuh Kerambitan,” Jurnal Widya Laksana, vol. 10, no. 1, p. 27, 2021.
[6] G. Z. Muflih dan R. Ardiansah, “Pengembangan sistem informasi administrasi kependudukan Desa Gumelem Wetan berbasis website,” Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi, vol. 5, no. 2, pp. 536–551, 2023.
[7] S. D. Atagong et al., “A review on knowledge and information extraction from PDF documents and storage approaches,” Frontiers in Artificial Intelligence, vol. 8, p. 1466092, 2025.
[8] H. Holila, A. R. Pratama, S. A. P. Lestari, dan J. Indra, “Introduction national identification number and name on ID card using OCR method,” Jurnal Teknik Informatika (JUTIF), vol. 5, no. 4, pp. 1191–1196, 2024, doi: 10.52436/1.jutif.2024.5.4.2242.
[9] M. M. Islam et al., “IDP accelerator: Agentic document intelligence from extraction to compliance validation,” arXiv preprint, arXiv:2602.23481, 2026.
[10] S. Guan et al., “PreP-OCR: A complete pipeline for document image restoration and enhanced OCR accuracy,” in Proc. 63rd Annu. Meeting of the Association for Computational Linguistics (ACL), 2025.
[11] R. Maharjan, M. S. H. Chy, M. A. Arju, dan T. Cerny, “Benchmarking message queues,” Telecom, vol. 4, no. 2, pp. 298–312, 2023.
[12] A. Burhanuddin, F. Nugraha, D. L. Fithri, P. K. Handayani, dan N. Susanti, “Pemanfaatan teknologi QR Code untuk sistem informasi kependudukan di Desa Pilangrejo,” Jurnal SITECH: Sistem Informasi dan Teknologi, vol. 6, no. 2, pp. 85–92, 2023.
[13] Y.-T. Liu, “Printed document layout analysis and optical character recognition system based on deep learning,” Scientific Reports, vol. 15, p. 23761, 2025.
[14] R. S. Pressman dan B. R. Maxim, Software Engineering: A Practitioner’s Approach, edisi ke-9. New York: McGraw-Hill, 2020.
[15] S. H. Nova, A. P. Widodo, dan B. Warsito, “Analisis metode Agile pada pengembangan sistem informasi berbasis website: Systematic literature review,” Techno.Com, vol. 21, no. 1, pp. 139–148, 2022.
[16] I. Sommerville, Software Engineering, edisi ke-10. Boston: Pearson, 2016.
[17] A. S. Rosa dan M. Shalahuddin, Rekayasa Perangkat Lunak Terstruktur dan Berorientasi Objek. Bandung: Informatika, 2021.
[18] T. Connolly dan C. Begg, Database Systems: A Practical Approach to Design, Implementation, and Management, edisi ke-6. Boston: Pearson, 2015.
[19] R. Abdulloh, Pemrograman Web untuk Pemula. Jakarta: Elex Media Komputindo, 2021.
[20] A. Kadir, Pengenalan Sistem Informasi, edisi revisi. Yogyakarta: Andi, 2021.
[21] T. Sutabri, Konsep Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi, 2022.
[22] Uminingsih, M. N. Ichsanudin, M. Yusuf, dan S. Suraya, “Pengujian fungsional perangkat lunak sistem informasi perpustakaan dengan metode black box testing bagi pemula,” STORAGE: Jurnal Ilmiah Teknik dan Ilmu Komputer, vol. 1, no. 2, pp. 1–8, 2022, doi: 10.55123/storage.v1i2.270.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Reza Ikhsanda, Wahyu Nugraha, Rabiatus Saadah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















