Evaluasi Tata Kelola TI pada Aplikasi SIMPEG BKPSDM Kota Binjai Menggunakan Cobit 2019

Authors

  • Andreas Ghanneson Nainggolan Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Rian Farta Wijaya Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Solly Aryza Universitas Pembangunan Panca Budi

        DOI:

https://doi.org/10.62712/juktisi.v5i2.1500

Keywords:

Tata Kelola Teknologi Informasi, COBIT 2019, SIMPEG, capability level, APO12, BAI07, DSS01

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Salah satu bentuk penerapannya adalah penggunaan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) di BKPSDM Kota Binjai yang berfungsi untuk mendukung pengelolaan data dan pelayanan kepegawaian. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala, terutama pada aspek pengelolaan risiko, penerapan perubahan sistem, dan operasional layanan TI yang berpotensi memengaruhi kinerja aplikasi. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi tata kelola TI untuk mengetahui tingkat kapabilitas proses yang telah diterapkan sekaligus menyusun rekomendasi perbaikan yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tata kelola TI pada aplikasi SIMPEG BKPSDM Kota Binjai dengan menggunakan kerangka kerja COBIT 2019. Evaluasi difokuskan pada domain APO12 (Managed Risk), BAI07 (Managed IT Change Acceptance and Transitioning), dan DSS01 (Managed Operations). Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara serta penyebaran kuesioner kepada 37 responden yang terdiri atas pimpinan, pengelola SIMPEG, staf TI, dan pengguna aplikasi. Analisis dilakukan dengan mengukur capability level berdasarkan COBIT 2019 serta membandingkan kondisi sekarang (as-is) dengan kondisi target (to-be). Hasil penelitian menunjukkan bahwa domain APO12 berada pada capability level 2, sedangkan domain BAI07 dan DSS01 berada pada capability level 3. Target capability level yang ditetapkan adalah level 4 (Predictable Process), sehingga terdapat kesenjangan sebesar dua level pada domain APO12 serta satu level pada domain BAI07 dan DSS01. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, disusun blueprint pengembangan tata kelola teknologi informasi yang memuat rekomendasi untuk meningkatkan pengelolaan risiko, pengelolaan perubahan sistem, dan pengelolaan operasional layanan TI. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat membantu BKPSDM Kota Binjai dalam mewujudkan tata kelola TI yang lebih terukur, konsisten, dan berkelanjutan, sehingga aplikasi SIMPEG mampu memberikan layanan kepegawaian yang lebih efektif dan efisien.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] S. Aryza and Z. Lubis, “Digital and Data-Driven Optimization of Integrated Decision Processes to Improve Operational Efficiency and Sustainability in Multiproduct Retail Systems,” Proceedings of The International Conference on Computer Science, Engineering, Social Science, and Multi-Disciplinary Studies, vol. 1, pp. 543–548, Dec. 2025, doi: https://doi.org/10.64803/cessmuds.v1.107.

[2] A. Safitri, I. Syafii, and K. Adi, “Identifikasi Level Pengelolaan Tata Kelola SIPERUMKIM Kota Salatiga berdasarkan COBIT 2019,” Jurnal RESTI, vol. 5, no. 3, pp. 429–438, Jun. 2021, doi: 10.29207/resti.v5i3.3060.

[3] A. Z. Putra et al., “OPTIMALISASI TEKNOLOGI INFORMASI RAMAH LINGKUNGAN MELALUI PENERAPAN SISTEM INFORMASI HIJAU PADA SATUAN PENDIDIKAN,” Jumas : Jurnal Masyarakat, vol. 4, pp. 394–405, Dec. 2025, doi: https://doi.org/10.54209/jumas.v4i03.330.

[4] S. de Haes and W. van Grembergen, “An Exploratory Study into IT Governance Implementations and its Impact on Business/IT Alignment,” Information Systems Management, vol. 26, no. 2, pp. 123–137, Mar. 2009, doi: https://doi.org/10.1080/10580530902794786.

[5] E. Syahputra, M. Iqbal, R. Farta Wijaya, and D. Nasution, “EVALUATION OF INFORMATION TECHNOLOGY GOVERNANCE E-KINERJA SYSTEMS IN ASSESSING EMPLOYEE PERFORMANCE USING THE MODEL COBIT 2019 AT THE DISTRICT COMMINFO OFFICE WAS REALLY FUN,” Bulletin of Engineering Science, Technology and Industry, vol. 2, no. 3, pp. 193–204, 2024, [Online]. Available: https://bestijournal.org

[6] A. Ghanneson N. and R. Farta Wijaya, “Capability Analysis in IT Governance for Enhancing SIMPEG Services Using the DSS Domain of COBIT 2019,” 2nd International Conference on Islamic Community Studies (ICICS) Theme: History of Malay Civilisation and Islamic Human Capacity and Halal Hub in the Globalization Era, vol. 2, pp. 7793–7803, Jun. 2026, [Online]. Available: https://proceeding.pancabudi.ac.id/index.php/ICIE/index

[7] I. P. Windasari, A. F. Rochim, S. N. Alfiani, and A. Kamalia, “Audit Tata Kelola Teknologi Informasi Domain Monitor, Evaluate, and Asses dan Deliver, Service, Support Berdasarkan Framework COBIT 2019,” Jurnal Sistem Informasi Bisnis, vol. 11, no. 2, pp. 131–138, Jan. 2022, doi: https://doi.org/10.21456/vol11iss2pp131-138.

[8] A. Ghanneson N., M. Amin, K. Putra, N. Nahampun, and D. Marsauli Sibarani, “Analysis of Information Technology and Business Strategy Alignment in the Government Agency Personnel Management System Using the Luftman Model,” 2nd International Conference on Islamic Community Studies (ICICS), pp. 1178–1185, 2025, [Online]. Available: https://proceeding.pancabudi.ac.id/index.php/ICIE/index

[9] ISACA, “COBIT 2019 Framework Governance and Management Objectives,” https://www.isaca.org/resources/cobit, p. 302, 2018, Accessed: Apr. 03, 2026. [Online]. Available: https://www.isaca.org/resources/cobit

[10] Z. Alreemy, V. Chang, R. Walters, and G. Wills, “Critical Success Factors (CSFs) for Information Technology Governance (ITG),” Journal of Global Information Management, pp. 1–20, 2020.

[11] A. N. Permatasari, S. Sucipto, and A. S. Wardani, “Analisa Kapabilitas Pengelolaan SIMPEG Menggunakan Framework COBIT 5 Domain DSS01 dan DSS03,” Journal of Informatic Engineering (JOUTICA), pp. 34–43, 2022, [Online]. Available: https://jurnalteknik.unisla.ac.id/index.php/informatika

[12] I. N. A. Nugraha, G. M. A. Sasmita, and AA. K. A. C. Wiranatha, “AUDIT TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI PADA BADAN KEPEGAWAIAN XYZ,” Jurnal Ilmiah dan Teknologi Komputer, vol. 3, no. 1, Apr. 2022.

[13] A. Manalu, Z. Sitorus, and R. Farta Wijaya, “Evaluation of Information Technology Governance Using the Cobit 5 Framework at Putra Abadi University Langkat,” 2nd International Conference on Islamic Community Studies (ICICS), pp. 2955–2961, 2025, [Online]. Available: https://proceeding.pancabudi.ac.id/index.php/ICIE/index

[14] S. D. Putra, H. Herman, and A. Yudhana, “Audit Tata Kelola Academic Information System Menggunakan Framework Cobit 2019,” Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 10, no. 3, pp. 467–474, Jun. 2023, doi: https://doi.org/10.25126/jtiik.2023106361.

[15] R. P. Wijaya, S. Sucipto, and R. Firliana, “Audit Sistem Informasi Pegawai Online (SIPO) Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM),” Journal of Informatic Engineering (JOUTICA), p. 55, 2022, [Online]. Available: https://jurnalteknik.unisla.ac.id/index.php/informatika

[16] I. A. Sodik and D. M. K. Nugraheni, “IMPLEMENTATION COBIT 2019 FOR EVALUATION OF HEALTH CLINIC INFORMATION SYSTEM GOVERNANCE IN CENTRAL JAVA,” Jurnal Teknik Informatika (Jutif), vol. 3, no. 6, pp. 1549–1556, Dec. 2022, doi: https://doi.org/10.20884/1.jutif.2022.3.6.361.

[17] R. S. D. H. Harjo, K. Kusrini, and A. Nasiri, “Penentuan Domain Tata Kelola IT Pada Instansi Kepegawaian XYZ Menggunakan Kerangka Kerja Cobit 2019,” Jurnal Teknik Industri, vol. 9, no. 1, pp. 31–43, 2023.

Published

2026-08-06

How to Cite

Andreas Ghanneson Nainggolan, Rian Farta Wijaya, & Solly Aryza. (2026). Evaluasi Tata Kelola TI pada Aplikasi SIMPEG BKPSDM Kota Binjai Menggunakan Cobit 2019. Jurnal Komputer Teknologi Informasi Sistem Komputer (JUKTISI), 5(2), 1892–1903. https://doi.org/10.62712/juktisi.v5i2.1500