Optimalisasi Pembuatan Sempas (Sempol Ikan, Ayam, Dan Sayur) Sebagai Makanan Tambahan Pemulihan Bagi Balita Wasting Di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura

Authors

  • Novita Ayu Indraswati Akademi Kebidanan Banua Bina Husada
  • Dian Rizeki Finarti Akademi Kebidanan Banua Bina Husada
  • Kiki Rezki Aulia Akademi Kebidanan Banua Bina Husada

        DOI:

https://doi.org/10.62712/juribmas.v5i1.1229

Keywords:

wasting, supplementary feeding, local food, SEMPAS, nutrition education

Abstract

Wasting merupakan salah satu masalah gizi pada balita yang ditandai dengan berat badan rendah dibandingkan tinggi badan akibat kekurangan gizi akut. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko gangguan pertumbuhan, menurunkan daya tahan tubuh, serta meningkatkan kerentanan terhadap penyakit infeksi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki status gizi balita wasting adalah melalui pemberian Makanan Tambahan Pemulihan (PMT) berbasis pangan lokal yang bergizi dan mudah diterima anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita mengenai pembuatan SEMPAS (Sempol Ikan, Ayam, dan Sayur) sebagai alternatif PMT bagi balita wasting. Kegiatan dilaksanakan pada tahun 2026 di wilayah kerja Puskesmas Martapura dengan melibatkan 35 ibu yang memiliki balita. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi masalah, penyuluhan kesehatan, demonstrasi pembuatan SEMPAS, praktik langsung peserta, serta evaluasi menggunakan lembar pertanyaan sederhana sebelum dan sesudah kegiatan. Materi edukasi mencakup pengertian wasting, faktor penyebab, dampak, pentingnya PMT, serta kandungan gizi SEMPAS. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti edukasi. Sebelum kegiatan, sebagian besar peserta memiliki pengetahuan kurang (48,6%), sedangkan setelah kegiatan sebagian besar peserta memiliki pengetahuan baik (80,0%). Peserta juga mampu mempraktikkan pembuatan SEMPAS secara mandiri. Kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam pemanfaatan pangan lokal sebagai PMT sehingga berpotensi mendukung perbaikan status gizi balita wasting.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Fattikasary, A. T., Jayadinata, A. K., Ardiyanti, D., Shofuroh, H., Rini, K. P. S., & Fadillah, K. N. (2025). Peran Orang Tua terhadap Pencegahan Stunting pada Anak Usia Dini melalui Perbaikan Pola Makan dan Lingkungan. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 5(1).

Firfis P. Ninu & Intje Picauly. (2026). Prevalensi Stunting, Underweight, Wasting pada Balita di UPT Puskesmas Tetaf Tahun 2025. Jurnal Siti Rufaidah, 4(2), 48–57. https://doi.org/10.57214/jasira.v4i2.340

Hulu, V. T., Herviza Wulandary, P., Tasnim Fitria, Z., Seri Asnawati, M., Sunomo Hadi, S., & Hidayati, W. (2020). Promosi Kesehatan Masyarakat (1st ed.). Penerbit Yayasan Kita Menulis.

Laksamana, W., Maulid, & Feni. (2026). Effectiveness of Nutrition Program for Toddlers Through Supplementary Food Provision (PMT) at Posyandu, Ranoteta Village, Watubangga District, Kolaka Regency. Jurnal DIALEKTIKA: Jurnal Ilmu Sosial, 24(1).

Rachmah, S., Mawaddah, N., & Rahim, R. A. A. (2025). The Relationship Between Supplementary Feeding Consumption Made from Local Foods and the Nutritional Status of Wasting and Stunting Toddlers. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 5(2), 131–146. https://doi.org/10.58545/jkki.v5i2.549

Rismawati, S., Nafsah, L. A., & Putri, D. H. (2024). Pelatihan Pengelolaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal Pada Kader Di Wilayah Kerja Puskesmas Bantar Kota Tasikmalaya. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(2), 460–465. https://doi.org/10.53769/jai.v4i2.707

Samuel, A., Osendarp, S. J. M., Feskens, E. J. M., Lelisa, A., Adish, A., Kebede, A., & Brouwer, I. D. (2022). Gender differences in nutritional status and determinants among infants (6–11 m): A cross-sectional study in two regions in Ethiopia. BMC Public Health, 22(1), 401. https://doi.org/10.1186/s12889-022-12772-2

Setiaarwati, A., & Wahyudin, E. (2024). Pemberian Asupan Gizi Seimbang terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia Dini. Diksi: Jurnal Pendidikan dan Literasi, 3(2), 143–162. https://doi.org/10.62719/diksi.v3i2.87

Sinaga, T. R., Hasanah, L. N., Shintya, L. A., Faridi, A., Kusumawati, I., Koka, E. M., Sirait, A., & Harefa, K. (2022). Gizi Dalam Siklus Kehidupan. Yayasan Kita Menulis.

Sparrow, R., Agustina, R., Bras, H., Sheila, G., Rieger, M., Yumna, A., Feskens, E., & Melse-Boonstra, A. (2021). Adolescent Nutrition—Developing a Research Agenda for the Second Window of Opportunity in Indonesia. Food and Nutrition Bulletin, 42(1), S9–S20. https://doi.org/10.1177/0379572120983668

Wiliyanarti, P. F. W., Dede Nasrullah, Royyan Salam, & Idam Cholic. (2022). Edukasi Pemberian Makanan Tambahan Berbasis Bahan Lokal Untuk Balita Stunting Dengan Media Animasi. Media Gizi Indonesia, 17(1SP), 104–111. https://doi.org/10.20473/mgi.v17i1SP.104-111

Published

2026-06-21

How to Cite

Indraswati, N. A., Finarti, D. R., & Aulia, K. R. (2026). Optimalisasi Pembuatan Sempas (Sempol Ikan, Ayam, Dan Sayur) Sebagai Makanan Tambahan Pemulihan Bagi Balita Wasting Di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura. Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat (JURIBMAS), 5(1), 555–562. https://doi.org/10.62712/juribmas.v5i1.1229

Issue

Section

Articles