Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Pakaian Donasi Tidak Terpakai Menjadi Produk Bernilai Ekonomi
DOI:
https://doi.org/10.62712/juribmas.v5i1.1280Keywords:
community empowerment, upcycling, donated clothes, creative economy, post-disasterAbstract
Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat pasca bencana melalui pengolahan pakaian donasi tidak terpakai menjadi produk bernilai ekonomi di Desa Batuhula, Kabupaten Tapanuli Selatan. Permasalahan utama mitra adalah menumpuknya pakaian donasi yang tidak layak pakai, rendahnya keterampilan pengolahan produk kreatif, keterbatasan pemasaran, serta belum terbentuknya sistem usaha berbasis komunitas. Kegiatan dilaksanakan pada kelompok PKK Setia menggunakan metode partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi sederhana, pendampingan, dan evaluasi keberlanjutan program. Teknologi yang diterapkan berupa teknik upcycling kain, penggunaan mesin jahit, pengembangan desain produk, serta pemasaran digital berbasis media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan anggota dari 20% menjadi 70% dalam pengoperasian mesin jahit dan produksi mandiri. Produk yang dihasilkan meningkat dari satu jenis menjadi enam jenis produk rumah tangga, yaitu tote bag, pouch, karpet serbaguna, alas meja, bantal kursi, dan storage multifungsi. Tingkat partisipasi anggota mencapai 95% dengan total produksi ±30 item. Selain itu, terbentuk kelompok usaha “Batuhula Creative” sebagai wadah keberlanjutan program. Kegiatan ini menunjukkan bahwa limbah tekstil pasca bencana dapat diolah menjadi produk kreatif yang mampu meningkatkan keterampilan, kemandirian, dan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Downloads
References
Asmara A, Rinaldo A, Afriusnaldi M, et al. 2025. Pengembangan Ekonomi Kreatif Dari Bahan Limbah (Kain Perca) Melalui Platform Digital. Kajian Ekonomi dan Akuntansi Terapan. Sept 3 (2), 115
Aus, R., Moora, H., Vihma, M., Unt, R., Kiisa, M., & Kapur, S. (2021). Designing for circular fashion: integrating upcycling into conventional garment manufacturing processes. Fashion and Textiles, 8(1), 34.
Ghosh, J., Repon, M., Rupanty, N., Asif, T., Tamjid, M., & Reukov, V. (2025). Chemical Valorization of Textile Waste: Advancing Sustainable Recycling for a Circular Economy. ACS Omega, 10, 11697 - 11722. https://doi.org/10.1021/acsomega.4c10616.
Kemendesa PDTT. 2022. Profil dan data desa Desa Batuhula Kecamatan Batang Angkola KabupatenTapanuli Selatan. Jakarta: Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia.
M. A. Febriani, “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Kain Perca Untuk Meningkatkan Perekonomian Rumah Tangga Di Kragan Gedangan Sidoarjo,” vol. 6, no. 3, pp. 243–251, Aug. 2024, doi: 10.59689/bisma.v3i4.444.
M. N. Haqqoni, A. P. Wansit, A. Amalia, and H. Bisri, “Inovasi dan Pendampingan UMKM Dalam Pembuatan Ceumpal,” Almujtamae, vol. 4, no. 3, pp. 277–284, Dec. 2024, doi: 10.30997/almujtamae.v4i3.15754.
Nursalim N, Sampeallo AS, Wahid A, Meok NJ. 2019. Upaya peningkatan produksi mebel pada UMKM kota kupang berbasis teknologi tepat guna. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat.3(2):258-65.
S. Listiani, Suryawati, E. L. Zahra, S. Listiani, Suryawati, and E. L. Zahra, “Transformasi Busana Bekas Menjadi Produk Bernilai Ekonomis sebagai Solusi Kreatif Pengelolaan Limbah Tekstil: Studi Pengabdian Pelatihan Upcycling di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor,” Ikra-ith Abdimas, vol. 9, no. 3, pp. 70–75, Oct. 2025, doi: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i3.5603.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Khairunnisa Butar-Butar, Yulia Pratiwi Siregar, Nurlaila, Halman Paris Ritonga

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





