Edukasi Kesehatan Mental Untuk Mengelola Stres Dan Mencegah Dampak Psikologis Pernikahan Dini Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Amarasi Selatan Kabuapten Kupang

Authors

  • Fransiska Maria Gladis Manehat Universitas Katolik Widya Mandira
  • Maria Defantri Jun Universitas Katolik Widya Mandira
  • Bica Trifena Putri Abola Universitas Katolik Widya Mandira
  • Fransiskus S. Ogol Universitas Katolik Widya Mandira
  • Karolus Tatu Sius Universitas Katolik Widya Mandira
  • Kristianus Simon H. Molan Universitas Katolik Widya Mandira
29 Full
Text Views
28 PDF
Downloads

          DOI:

https://doi.org/10.62712/juribmas.v5i2.1385

Keywords:

Kesehatan mental; Pengelolaan stres; Pernikahan dini; Edukasi kesehatan; Remaja.

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMA Negeri 1 Amarasi Selatan Kabupaten Kupang mengenai pengelolaan stres serta pencegahan dampak psikologis pernikahan dini. Metode yang digunakan adalah sosialisasi interaktif melalui ceramah, diskusi, dan media poster. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test pada 23 siswa kelas XI sebagai sasaran remaja akhir yang rentan terhadap pengaruh sosial pernikahan dini. Hasil pre-test menunjukkan 13 siswa (56,5%) berada pada kategori kurang memahami materi kesehatan mental, stres, dan pernikahan dini. Setelah intervensi, hasil post-test menunjukkan peningkatan, di mana 22 siswa (95,6%) berada pada kategori memahami materi dengan baik. Hasil ini menunjukkan bahwa metode edukasi yang digunakan efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan mental siswa. Media poster dan pendekatan interaktif terbukti mampu memperkuat pemahaman serta keterlibatan peserta. Kesimpulannya, edukasi kesehatan mental berbasis sekolah efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai stres dan pernikahan dini. Program ini direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi sekolah dan guru bimbingan konseling guna memperkuat ketahanan psikologis remaja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggia Dwi Arkhandi, Yessy Nur Endah Sary, & Tri Irayani. (2026). Hubungan antara Pernikahan Dini dengan Kesehatan Mental pada Remaja Putri di Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo. Jurnal Medicare, 5(2). https://doi.org/https://doi.org/https://doi.org/10.62354/jurnalmedicare.v5i2.439

Anna Lopo. (2022). Kabupaten Kupang Daerah Dengan Angka Tertinggi Pernikahan Dini. Radio Republik Indonesia. https://rri.co.id/kupang/regional/98650/kabupaten-kupang-daerah-dengan-angka-tertinggi-pernikahan-dini

Khariroh, S. N. A., & Mandagi, A. M. (2026). Dampak Pernikahan Dini Terhadap Kesehatan Mental Pada Perempuan Indonesia: Tinjauan Literatur. Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 6(2), 500–510. https://doi.org/10.53866/jimi.v6i2.1355

Ningrum, N. P., Hidayatunnikmah, N., & Arafina, S. (2026). Determinant Factors Of Early Marriage Among Women In The Working Area Of Tambak Gresik Bawean Health Center, Indonesia. JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati), 12(1). https://doi.org/10.33024/jkm.v12i1.23373

BPS NTT, (2021). Persentase Perempuan yang Pernah Kawin di Bawah Umur (Kurang dari 17 Tahun) (Persen), 2020. https://ntt.bps.go.id/id/statistics-table/2/NjE1IzI=/persentase-perempuan-yang-pernah-kawin-di-bawah-umur--kurang-dari-17-tahun-.html

Nurwahida H. Patamani, Nur Mohamad Kasim, & Supriyadi A. Arief. (2025). Peran Pengawasan dan Sosialisasi Kantor Urusan Agama dalam Memperkuat Kepatuhan terhadap Pencatatan Nikah untuk Menekan Pernikahan Dini. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(4). https://doi.org/https://doi.org/10.61104/alz.v3i4.2041

Syalis, E. R., & Nurwati, N. N. (2020). Analisis Dampak Pernikahan Dini Terhadap Psikologis Remaja. Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial, 3(1), 29. https://doi.org/10.24198/focus.v3i1.28192

Teguh Hidayatul Rachmad, Yohanes Probo Dwi Sasongko, & Erwin Setyawan. (2024). Komunikasi Antar Budaya dalam Konteks Pernikahan Dini di Kepulauan Provinsi Bangka Belitung. Jurnal Communio : Jurnal Ilmu Komunikasi, 13(2). https://doi.org/https://doi.org/10.35508/jikom.v13i2.9411

Triani Wiwit, & Aulya Maharani Asri. (2026). Problematika Perkawinan Dini Di Indonesia. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 4(5). https://doi.org/https://doi.org/10.59435/gjmi.v4i5.2112

Uecker, J. E. (2012). Marriage and Mental Health among Young Adults. Journal of Health and Social Behavior, 53(1), 67–83. https://doi.org/10.1177/0022146511419206

Published

2026-09-04

How to Cite

Fransiska Maria Gladis Manehat, Maria Defantri Jun, Bica Trifena Putri Abola, Fransiskus S. Ogol, Karolus Tatu Sius, & Kristianus Simon H. Molan. (2026). Edukasi Kesehatan Mental Untuk Mengelola Stres Dan Mencegah Dampak Psikologis Pernikahan Dini Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Amarasi Selatan Kabuapten Kupang. Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat (JURIBMAS), 5(2), 1361–1367. https://doi.org/10.62712/juribmas.v5i2.1385