Sosialisasi Pencegahan Bullying Melalui Media Poster Edukasi di SMP Negeri 1 Kristen Amarasi Selatan
DOI:
https://doi.org/10.62712/juribmas.v5i2.1484Keywords:
bullying; outreach program; junior high school; communityAbstract
Bullying atau perundungan merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah, mulai dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah, termasuk di wilayah Nusa Tenggara Timur. Kondisi tersebut juga ditemukan di SMP Negeri 1 Kristen Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, yang berdasarkan hasil observasi awal menunjukkan perlunya peningkatan pemahaman siswa mengenai bahaya dan upaya pencegahan bullying. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang pengertian, bentuk, dampak, serta strategi pencegahan bullying. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan pendampingan. Sosialisasi dilaksanakan menggunakan metode ceramah, diskusi, media poster, video edukasi, dan sesi tanya jawab. Kegiatan diikuti oleh 31 siswa dengan dukungan kepala sekolah. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah pencegahannya. Kegiatan ini efektif meningkatkan kesadaran siswa dan diharapkan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, kondusif, serta bebas dari tindakan bullying.
Downloads
References
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. (2020). Panduan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Fachruddin, Sutoyo, M. A. H., Riyadi, W., & Arvita, Y. (2023). Sosialisasi keamanan, etika, dan literasi bagi siswa/i SMA Negeri 4 Kota Jambi. Jurnal Pengabdian Masyarakat UNAMA, 2(2), 45–50. https://doi.org/10.33998/JPMU.2023.2.2.1404
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan. Kemendikbudristek. https://jdih.kemdikbud.go.id/detail_peraturan?main=3310
Khairunnisa, K., Hidayati, R., Widyanto, R., & Rizky, S. (2024). Experiences of bullying behavior among students in the school: A qualitative study. Environment and Social Psychology, 9(2), 1–9. https://doi.org/10.54517/esp.v9i2.2082
Komisi Perlindungan Anak Indonesia. (2023). Laporan pengawasan kasus perundungan pada anak di Indonesia. KPAI.
Priyatna, A. (2010). Let’s end bullying: Memahami, mencegah, dan mengatasi bullying. Elex Media Komputindo.
Setyaningsih, E., & Setyowatie, D. (2023). Sosialisasi dampak positif dan negatif penggunaan gadget serta media sosial di kalangan anak-anak dan remaja. IJCOSIN: Indonesian Journal of Community Service and Innovation, 3(1), 64–71. https://doi.org/10.20895/ijcosin.v3i1.919
Stiawan, A., Yudha, R. K., Jumri, R., & Rizki, R. (2024). Sosialisasi dalam pencegahan bullying di kalangan siswa SMP di SMP 14 Seluma. Journal of Human and Education (JAHE), 4(6), 228–237. https://doi.org/10.31004/jh.v4i6.1745
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Kupang. (2023). Profil Gender dan Anak Kota Kupang Tahun 2023. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kupang.
Yayasan Semai Jiwa Amini (SEJIWA). (2008). Bullying: Mengatasi kekerasan di sekolah dan lingkungan sekitar anak. Grasindo.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Maksimilian Andi, Sabiana D. Jebaru, Agustinus D. Diri Lubur, Veronika Boleng Kelen, Hendrikus Liku Sina Kaha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




