Edukasi Ibu Hamil (Bumil) dan Pemberian Makanan Tambahan Balita di Posyandu Melati Bahagia
DOI:
https://doi.org/10.62712/juribmas.v5i2.1610Keywords:
pregnant women, toddler supplementary food program, nutritionAbstract
Ibu hamil dan balita termasuk dalam kelompok yang rentan terhadap masalah gizi, sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus untuk mencegah dampak jangka panjang akibat kekurangan gizi. Tujuan pelaksanaan kegiatan penyuluhan gizi ibu hamil dan pemberian makanan tambahan balita adalah meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang asupan gizi dan kesehatan ibu hamil untuk mencegah kejadian stunting dan tumbuh kembang bayi, serta pemberian variasi makanan tambahan kepada balita yang hadir ke posyandu. Penyuluhan gizi ibu hamil dilakukan melalui metode ceramah dan diskusi/tanya jawab dengan bantuan media leaflet. Pemberian makanan tambahan dilakukan secara langsung kepada balita yang hadir dan informasi nilai gizi disampaikan melalui label yang disertakan pada kemasan PMT. Parameter tumbuh kembang bayi dan balita di Posyandu Melati Bahagia yang berhubungan postitif yaitu umur dan berat badan serta umur dan tinggi/panjang bayi dan balita. Hubungan umur, berat badan, dan tinggi badan bayi dan balita di posyandu Melati Bahagia berada di kuadran positif dan memiliki hubungan positif. Kondisi ini menunjukkan parameter tumbuh kembang bayi dan balita di lingkungan posyandu Melati Bahagia berada pada status baik. Pemberian PMT Balita berupa 1 cup macaroni skutel seberat 150g memberikan energi sebesar 188,29 Kcal dengan kandungan nutrisi 7,54% protein, 7,06% lemak, dan 23,66% karbohidrat disambut dengan antusias baik oleh ibu, balita, dan kader posyandu. Penyuluhan gizi ibu hamil di posyandu Melati Bahagia dilakukan secara langsung menggunakan leaflet berisi pesan gizi seimbang, kenaikan berat badan ibu hamil sebagai parameter atau indikator kesehatan dan kesejahteraan ibu hamil dan janin, mendapatkan respon yang antusias dari bumil dan kader posyandu.
Downloads
References
Aditya, D., & Purnaweni, H. (2017). Implementasi Program Perbaikan Gizi Balita Di Puskesmas Wonosalam I Kabupaten Demak. Journal Of Public Policy And Management Review, 6(4), 374–384. Retrieved from https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jppmr/article/view/17858
Aisyah, R. D., Fitriyani, F., & Prafitri, L. D. (2020). Kegiatan Revitalisasi Kelas Ibu Hamil (Kertas Bumil). Link, 16(2), 105–110. https://doi.org/10.31983/link.v16i2.6343
Anggraeni, R., & Indrarti, A. (2010). Klasifikasi Status Gizi Balita Berdasarkan Indeks Antropometri (BB/U) MenggunakanJaringan Saraf Tiruan. In SNASTI-ICCS (p. 14).
Antari, G. Y., & Supianti, R. (2022). Upaya Peningkatan Pemahaman Ibu Hamil Tentang Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Mengkonsumsi Tablet Fe. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 56–60. https://doi.org/10.53770/amjpm.v1i2.47
F Aminin, A Wulandari, R. P. L. (2014). Pengaruh kekurangan energi kronis (KEK) dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Jurnal Kesehatan, 5(2), 167–172.
Kemenkes. (2012). Ayo ke Posyandu Setiap Bulan (Vol. 1) (Edisi 1). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kemenkes. (2013). Pedoman Perencanaan Program Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi dalam Rangka Seribu Hari Pertama Kehidupan. Jakarta.
Kemenkes. (2017). Laporan Kinerja Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat.
Kemenkes, D. K. M. (2023). Petunjuk Teknis Pemberian Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal Untuk Balita dan Ibu Hamil. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kemensos. (2018). Modul Kesehatan dan Gizi. Jakarta: Program Keluarga Harapan Kementerian Sosial RI.
Par’i, H., Wiyono, S., & Harjatmo, T. (2017). Bahan Ajar Gizi “Penilaian Status Gizi.” Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan.
Platinum, M. (2022). Daftar Kebutuhan Gizi Anak Usia Dini yang Perlu Bunda Tahu. Retrieved November 3, 2023, from https://morinagaplatinum.com/id/milestone/daftar-kebutuhan-gizi-anak-usia-dini-yang-perlu-bunda-tahu#:~:text=Anak usia di bawah 6,Tahun%2C 1%2C850 Kkal per hari
Rahmawati, I., Juliningrum, P. P., & Nufus, B. H. (2020). Pendampingan Ibu Hamil Melalui Program “Nyongok Reng Ngandung.” Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 4(2), 1–5. https://doi.org/10.19184/jlc.v4i2.21284
Salman, F. Y. A., Arbie, F. Y., & Humolungo, Y. (2017). Hubungan Pengetahuan Gizi Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Balita Di Desa Buhu Kecamatan Talaga Jaya Kabupaten Gorontalo. Health and Nutritions, 3, 42–53.
Wigati, D. N., & Ekasari, W. U. (2020). Rutinitas kunjungan posyandu terhadap peningkatan berat badan balita. Malaysian Palm Oil Council (MPOC), 5(2), 1–9.
Zaleha, S., & Idris, H. (2022). Implementation of Stunting Program in Indonesia: a Narrative Review. Indonesian Journal of Health Administration, 10(1), 143–151. https://doi.org/10.20473/jaki.v10i1.2022.143-151
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ariyanti Hartari, Heny Kurniawati, Lintang Patria, Heri Kurniawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




