Implementasi Pertanian Cepat Panen Pascabencana Berbasis Mikrogreen, Aquaponik, dan Ecoenzym Sebagai Strategi Pemulihan Ketahanan Pangan dan Ekonomi Masyarakat Tanjung Gusta

Authors

  • Mei Ryan Sandi Universitas Satya Terra Bhinneka
  • Hidayatna Putri Universitas Satya Terra Bhinneka
  • Dini Hardiani Has Universitas Satya Terra Bhinneka

         DOI:

https://doi.org/10.62712/juribmas.v5i1.1009

Keywords:

ketahanan pangan, mikrogreen, aquaponik, ecoenzym, pemberdayaan masyarakat

Abstract

Kondisi pascabencana menyebabkan terganggunya sistem produksi pangan lokal, menurunnya ketersediaan bahan pangan, serta terbatasnya kemampuan ekonomi masyarakat. Selain itu, kelompok tani di wilayah ini belum banyak terpapar pada metode budidaya modern yang lebih praktis, efisien, dan adaptif terhadap kondisi lahan terbatas maupun pascabencana, seperti sistem aquaponik, budidaya mikrogreen, dan pemanfaatan ecoenzym. Kegiatan ini ditujukan kepada mitra sasaran yaitu kelompok tani bunga asoka dan bunga tanjung di Tanjung Gusta, Kabupaten Deli Serdang, yang merupakan salah satu wilayah terdampak banjir dengan tingkat kerusakan cukup parah. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif dan edukatif, yang mencakup sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman, keterampilan, serta kemandirian masyarakat dalam mengadopsi teknologi pertanian sederhana namun efektif. Selain itu, dilakukan juga penguatan kapasitas kelompok tani agar mampu mengelola dan mengembangkan sistem secara berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini yaitu 7 unit instalasi berhasil dibangun dengan 66,7% anggota mampu mengoperasikan sistem secara mandiri, keberhasilan tanam ±80%, dan survival rate ikan ±85%. Pelatihan mikrogreen menunjukkan capaian adopsi sebesar 86,7%, panen dalam ±7–14 hari, keberhasilan tanam ±85–90%, serta produksi awal ±150–250 gram per tray. Sementara itu, pembuatan eco-enzyme mencapai adopsi mandiri 66,7%, produksi awal ±2–3 liter per anggota per siklus fermentasi, dan ±70% anggota telah memanfaatkannya sebagai pupuk cair atau aktivator tanaman. Secara keseluruhan, program ini terbukti efektif mendukung ketahanan pangan keluarga, pemanfaatan lahan terbatas, pengelolaan limbah organik, dan praktik pertanian berkelanjutan berbasis pemberdayaan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adeleke, B., Cassim, S., & Taylor, S. (2022). Pathways to low-cost aquaponic systems for sustainable livelihoods and economic development in poor communities: Defining critical success factors. Aquaculture International, 30, 1575–1591. https://doi.org/10.1007/s10499-022-00865-z

Goddek, S., & Keesman, K. J. (2020). Improving nutrient and water use efficiencies in multi-loop aquaponics systems. Aquaculture International, 28, 2481–2490. https://doi.org/10.1007/s10499-020-00600-6

Hidayati, D., Safitri, R., & Pratama, A. (2025). Pelatihan pembuatan eco-enzyme dari limbah organik untuk mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri).

Khater, E., Bahnasawy, A., Ali, S., Abbas, W., Morsy, O., & Sabahy, A. (2023). Study on the plant and fish production in the aquaponic system as affected by different hydraulic loading rates. Scientific Reports, 13, 17505. https://doi.org/10.1038/s41598-023-44707-1

Kusparwanti, T. R., Firgiyanto, R., Dinata, G. F., & Rohman, F. (2022). Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan budidaya microgreen di Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Journal of Community Development, 3(2), 183–189. https://doi.org/10.47134/comdev.v3i2.94

Panunggul, V. B., Saputra, L. A., Suwali, & Sitanini, A. (2023). Pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya bayam merah dengan metode microgreen di Desa Nangkasawit, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga. Jurnal Panrita Abdi, 7(3), 592–603. https://doi.org/10.20956/pa.v7i3.19256

Rahmayanti, R., Fitriyani, N., & Sari, M. (2024). Sosialisasi pembuatan eco enzyme: Solusi untuk atasi sampah menjadi pupuk cair. Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul), 3(4).

Reyes Yanes, A., Martinez, P., & Ahmad, R. (2020). Towards automated aquaponics: A review on monitoring, IoT, and smart systems. Journal of Cleaner Production, 263, 121571. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2020.121571

Saber, M. I., Mahgoub, N. A., Awad, Y. M., & Mansour, S. R. (2025). Performance of a recirculating aquaponic system in vegetable production using river fish (Nile tilapia). Euro-Mediterranean Journal for Environmental Integration, 10, 451–462. https://doi.org/10.1007/s41207-024-00508-0

Sukariyan, Saridanti, A. L., Bustomi, M. Y., Winarni, B., Anwar, R., Obeth, E., Ngapiyatun, S., Jamaluddin, Mirasari, R., Rahman, A., Aziza, H., Puspita, Suosa Putra, P. R., Fahrizal, & Marlendi, S. (2025). Pemanfaatan eco-enzyme sebagai solusi limbah organik dan alternatif pupuk cair ramah lingkungan. Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary, 11(3).

Sumiahadi, A., Putri, D., Wulandari, Y. A., Maruf, M. A., Rahmayuni, E., Sularno, Rosdiana, Maulana, R., Wifrandi, A. S., & Chintya, C. G. (2025). Penyuluhan dan pendampingan budidaya microgreens dan pengolahannya di Kelompok Wanita Tani Nusa Indah Cirendeu. Open Community Service Journal, 4(1), 25–32. https://doi.org/10.33292/ocsj.v4i1.11

Published

2026-05-01

How to Cite

Sandi, M. R., Putri, H., & Has, D. H. (2026). Implementasi Pertanian Cepat Panen Pascabencana Berbasis Mikrogreen, Aquaponik, dan Ecoenzym Sebagai Strategi Pemulihan Ketahanan Pangan dan Ekonomi Masyarakat Tanjung Gusta. Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat (JURIBMAS), 5(1), 132–139. https://doi.org/10.62712/juribmas.v5i1.1009

Issue

Section

Articles