Edukasi Konservasi Sumber Daya Alam Dan Ekosistemnya Di SMA Negeri 1 Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu
DOI:
https://doi.org/10.62712/juribmas.v5i1.1055Keywords:
Conservation, Education, KerumutanAbstract
Suaka Margasatwa Kerumutan memiliki peran penting dalam konservasi tumbuhan, satwa liar dan ekosistemnya tetapi menghadapi ancaman pembalakan dan perambahan ilegal. Kesadaran generasi muda merupakan investasi terbaik dalam melakukan upaya konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya. Kesadaran generasi muda perlu ditumbuhkan melalui kegiatan-kegiatan edukasi terutama di sekolah-sekolah sehingga tumbuh karakter konservasionis. Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa/i SMA Negeri 1 Rengat terhadap pentingnya konservasi sumber daya alam dan ekosistem. Edukasi dilakukan dengan sosialisasi dan diskusi disertai pre-test dan post-test kepada 54 siswa. Data dianalisis deskriptif kualitatif dan uji Wilcoxon untuk melihat peningkatan pemahaman terhadap aspek konservasi, jenis-jenis konservasi, dan kelestarian lingkungan. Pemberian materi edukasi berhasil secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa pada aspek jenis-jenis konservasi (p=0,004), sedangkan aspek pemahaman konservasi dasar dan kelestarian lingkungan juga meningkat namun tidak signifikan secara statistik. Kegiatan edukasi juga berhasil menurunkan jumlah siswa/i dengan pemahaman berkategori rendah.
Downloads
References
Balai Besar KSDA Riau. (2017). Rencana Pengelolaan Jangka Panjang Suaka Margasatwa Kerumutan Kabupaten Pelalawan Dan Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau Periode 2018 – 2027. BBKSDA Riau.
Efendi, B. (2019). Peningkatan Kesadaran Pelajar dengan Edukasi Konservasi Lingkungan Hidup di Sekolah Menengah Kejuruan Kesehatan Kharisma. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran Dan Dakwah Pembangunan, 3. https://doi.org/10.14421/jpm.2019.032-04
Firnanda, E., Harianto, S., Winarno, G., Wulandari, C., Dewi, B., & Fitriana, Y. (2024). Persepsi masyarakat daerah penyangga terhadap fungsi ekologi taman nasional bukit barisan selatan. Jurnal Hutan Tropis, 12, 422. https://doi.org/10.20527/jht.v12i3.20561
Harada, K. (2003). Dependency of local people on the forests of Gunung Halimun National Park, West Java, Indonesia. Tropics, 13, 161–185. https://doi.org/10.3759/tropics.13.161
Jama, O. M., Diriye, A. W., & Abdi, A. M. (2023). Understanding young people’s perception toward forestation as a strategy to mitigate climate change in a post-conflict developing country. Environment, Development and Sustainability, 25(6), 4787–4811. https://doi.org/10.1007/s10668-022-02242-5
Kusuma, A. R., & Nugraheni, N. (2024). Pendidikan Konservasi dalam Mengembangkan Karakter Peduli Lingkungan Anak Sekolah SD Negeri Wonodri Semarang. Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 1(10), 34–38.
Soenarno, S. M. (2024). Pendidikan Konservasi Alam Merupakan Sebuah Pendidikan Karakter. EduBiologia: Biological Science and Education Journal, 4(1), 8. https://doi.org/10.30998/edubiologia.v4i1.22150
Tahir, H. (2023). Local People’s Attitudes Towards Mangrove Conservation Effort in East Kalimantan, Indonesia. Interdisciplinary Social Studies, 2, 2517–2536. https://doi.org/10.55324/iss.v2i11.519
Yuda, H., Yoza, D., & Volcherina, V. (2019). The Utilization of Traditional Medicinal Plants by the Community Around the Forest Wildlife Sanctuary Complex of Pelalawan Regency, Riau Province. Jurnal Ilmu Ilmu Kehutanan, 3(2). https://doi.org/https://doi.org/10.31258/jiik.3.2.45-54
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fahrul Rozi Sembiring, Supriyan Syahrizal, Yus Afriadi, Indah Lena Sari, Ika Lestari, Yetty Intan Rouli, Nuraina Rianra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





