Evaluasi Event Pelatihan Media Sosial Instagram di Lima Desa Kawasan Geopark Bogor Halimun Salak

Authors

  • Desti Handayani Institut Pertanian Bogor
  • David Rizar Nugroho Universitas Pakuan Bogor

         DOI:

https://doi.org/10.62712/juribmas.v5i1.1062

Keywords:

desa wisata, Instagram, media sosial, promosi digital, pelatihan

Abstract

Pengelolaan media sosial di desa-desa wisata di kawasan Geopark Bogor Halimun Salak masih menghadapi tantangan, seperti kurangnya konsistensi unggahan konten, kualitas visual yang rendah, dan keterbatasan kemampuan pengeditan dan branding digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengelola desa wisata dalam memanfaatkan Instagram sebagai media promosi digital. Program ini dilaksanakan di lima desa wisata: Benteng, Bojongrangkas, Gunung Malang, Gunung Sari, dan Tamansari melalui metode observasi, konseling, praktik langsung, mentoring, dan monitoring. Peserta adalah pengelola desa wisata yang aktif terlibat dalam pengelolaan media sosial. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, observasi partisipan, dan monitoring akun Instagram setelah pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pengelolaan media sosial dan pembuatan konten digital, dengan skor pre-test rata-rata 1,9–2,5 meningkat menjadi 4,8–5,0 pada post-test. Lebih lanjut, terjadi peningkatan kualitas visual akun Instagram, konsistensi unggahan konten, dan penggunaan fitur reels dan highlights sebagai media promosi pariwisata.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Fauzan R, Afdillah W, Wardana RS, Sadewi MP, Firman F. 2025. Kajian Literatur Tentang Pengaruh Pelatihan Dan Pengembangan Terhadap Kapasitas Organisasi. Edu Sociata ( J. Pendidik. Sosiol. ). 8(1):222–233.doi:10.33627/es.v8i1.3354.

Mhaura RT, Kamariyah S, Roekminiati S. 2024. Analisis SWOT Pengembangan Desa Wisata Bulaga Sebagai Alat Pemberdayaan Masyarakat di Desa Pucakwangi Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan. J. Mhs. SOetomo Adm. Publik. 2(2):365–378.

Mumtaz AT, Karmilah M. 2022. Digitalisasi Wisata di Desa Wisata. J. Kaji. Ruang 1(1):1.doi:10.30659/jkr.v1i

Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (2025). Kabupaten Bogor Jadi Daerah dengan Kunjungan Wisatawan Tertinggi di Jawa Barat Tahun 2025.

Santoso H, Saleh A, Hubeis M, Budi Priatna W. 2023. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Komunikasi Pemasaran Pelaku Desa Wisata di Kabupaten Bogor. J. Penyul. 19(02):113–123.doi:10.25015/19202343004.

Sri Handayani P, Nanda Krisna Naraiswari A, Luh Gede Dian Sasmitha Diarta N. 2024. Evaluasi Penggunaan Media Sosial Instagram @Umah_Gringsing_Tenganan Melalui Analisis Swot Untuk Mempertahankan Eksistensi Desa Wisata Tenganan. Bogor Hosp. J. 8(2):14–25.

Nirwana DA, Khuntari D. 2021. Penggunaan Instagram Sebagai Media Komunikasi Pemasaran Online Pada @Celyne.Official the Use of Instagram As an Online Marketing Communication Medium on @Celyne.Official. J. Ilm. Manaj. Inf. dan Komun. 5(2):36–48.

Published

2026-05-24

How to Cite

Handayani, D., & David Rizar Nugroho. (2026). Evaluasi Event Pelatihan Media Sosial Instagram di Lima Desa Kawasan Geopark Bogor Halimun Salak. Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat (JURIBMAS), 5(1), 288–296. https://doi.org/10.62712/juribmas.v5i1.1062

Issue

Section

Articles