Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat Terhadap Risiko Banjir Melalui Edukasi Mitigasi Bencana Di Kelurahan Simarpinggan
DOI:
https://doi.org/10.62712/juribmas.v5i1.1120Keywords:
Edukasi banjir, desa tanggap bencana, masyarakat, kesiapsiagaanAbstract
Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang kerap melanda berbagai wilayah di Indonesia akibat intensitas hujan tinggi yang tidak diimbangi dengan daya dukung lingkungan yang memadai. Kelurahan Simarpinggan menjadi salah satu wilayah yang rentan terhadap ancaman ini, yang diperparah oleh rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah dan perawatan drainase. Kegiatan Pengabdian Masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai mitigasi, penyebab, dampak, serta langkah kesiapsiagaan dalam menghadapi banjir menuju pembentukan Desa Tanggap Bencana (Destana). Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi tahap persiapan (survei dan koordinasi), tahap pelaksanaan (penyuluhan interaktif menggunakan media poster dan leaflet), serta tahap evaluasi (sesi tanya jawab dan observasi pemahaman). Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya peningkatan signifikan terhadap pengetahuan dan kesadaran mitigasi bencana pada masyarakat dan perangkat kelurahan. Masyarakat kini memahami tindakan preventif seperti pelarangan pembuangan sampah ke saluran air, serta tindakan kuratif saat bencana terjadi seperti penyelamatan dokumen penting dan pemutusan arus listrik. Program ini berhasil meletakkan dasar kesiapsiagaan bencana berbasis komunitas yang berkelanjutan di Kelurahan Simarpinggan.
Downloads
References
Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
BNPB. (2020). Peraturan Kepala BNPB Nomor 1 Tahun 2020 tentang Desa Tangguh Bencana. Jakarta: BNPB.
BNPB. (2021). Indeks Risiko Bencana Indonesia Tahun 2021. Jakarta: BNPB.
Hadi, P. (2019). Manajemen Risiko Bencana Berbasis Masyarakat. Jurnal Geografi Indonesia, 11(2), 115–123.
Hermon, D. (2020). Geografi Bencana Alam. Jakarta: Rajawali Pers.
Kodoatie, R. J., & Sjarief, R. (2018). Pengelolaan Bencana Terpadu. Yogyakarta: Andi.
Marfai, M. A. (2018). Pengantar Etika Lingkungan dan Kearifan Lokal. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Nurjanah, Sugiharto, R., Kuswanda, D., Siswanto, B. P., & Adikoesoemo. (2019). Manajemen Bencana. Bandung: Alfabeta.
Pribadi, K. S. (2020). Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Alam. Jurnal Teknik Sipil Indonesia, 27(1), 45–56.
Rahman, A. (2021). Edukasi Mitigasi Bencana sebagai Upaya Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(3), 150–157.
Ramli, S. (2019). Pedoman Praktis Manajemen Bencana. Jakarta: Dian Rakyat.
Riyanto, B. (2020). Pengaruh Penyuluhan Terhadap Pengetahuan Masyarakat Tentang Mitigasi Banjir. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(2), 75–82.
Setyowati, D. L. (2019). Pendidikan Kebencanaan sebagai Upaya Pengurangan Risiko Bencana. Jurnal Geografi, 16(1), 1–10.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryana, A. (2020). Partisipasi Masyarakat dalam Pengurangan Risiko Bencana Banjir. Jurnal Sosial Humaniora, 13(2), 88–97.
Syamsidik. (2020). Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas. Banda Aceh: Syiah Kuala University Press.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
Wahyuni, S. (2021). Peran Edukasi dalam Meningkatkan Kesiapsiagaan Bencana Masyarakat. Jurnal Pendidikan dan Kebencanaan Indonesia, 5(1), 12–21.
Wibowo, A. (2020). Mitigasi Bencana Banjir melalui Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(2), 100–108.
Yulianto, F. (2021). Pengelolaan Lingkungan sebagai Upaya Pencegahan Banjir. Jurnal Lingkungan Indonesia, 19(1), 34–42.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Silvi Aulia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





