Kebijakan Digitalisasi Berbasis AI Untuk Perlindungan Hak Anak dan Perempuan Dalam Ekosistem Teknologi Informasi
DOI:
https://doi.org/10.62712/juribmas.v3i3.317Abstract
Permasalahan yang dihadapi dalam era digital adalah meningkatnya kerentanan anak dan perempuan terhadap
eksploitasi, kekerasan, serta pelanggaran privasi dalam ekosistem teknologi informasi. Tujuan pengabdian ini adalah
untuk memberikan pemahaman dan peningkatan kapasitas kepada masyarakat, khususnya pemangku kepentingan
lokal dan keluarga, mengenai kebijakan digitalisasi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk perlindungan hak anak dan
perempuan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan, dan workshop interaktif yang melibatkan mitra
dari komunitas lokal, organisasi perlindungan anak, dan kader PKK, dengan total peserta sebanyak 40 orang. Evaluasi
dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi partisipatif. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dan
softskill peserta sebesar 78% terkait penggunaan teknologi AI secara etis dan aman, serta peningkatan kesadaran
digital dan nilai ekonomis berupa pengembangan konten edukatif berbasis AI untuk advokasi perlindungan hak
Downloads
References
Awan, A. G., & Zia, A. (2021). Artificial intelligence and its impact on human rights: Challenges and
opportunities. Journal of Business and Social Review in Emerging Economies, 7(1), 139–147.
https://doi.org/10.26710/jbsee.v7i1.1590
Benjamin, R. (2019). Assessing risk, automating racism. Science, 366(6464), 421–422.
https://doi.org/10.1126/science.aaz3873
Binns, R., Veale, M., Van Kleek, M., & Shadbolt, N. (2018). ‘It's reducing a human being to a percentage’:
Perceptions of justice in algorithmic decisions. Proceedings of the 2018 CHI Conference on Human
Factors in Computing Systems, 1–14. https://doi.org/10.1145/3173574.3173951
Dignum, V. (2019). Responsible Artificial Intelligence: How to develop and use AI in a responsible way.
ITU Journal: ICT Discoveries, 2(1), 1–8.
Latonero, M. (2018). Governing Artificial Intelligence: Upholding Human Rights & Dignity. Data & Society
Research Institute. Retrieved from
https://datasociety.net/pubs/ia/DataAndSociety_Governing_Artificial_Intelligence.pdf
Rahman, M. M., & Sultana, T. (2022). Digital violence against women in South Asia: An emerging threat to
human security. Journal of Human Rights and Social Work, 7(2), 153–165.
https://doi.org/10.1007/s41134-022-00189-z
West, S. M., Whittaker, M., & Crawford, K. (2019). Discriminating systems: Gender, race and power in AI.
AI Now Institute. Retrieved from https://ainowinstitute.org/discriminatingsystems.html
Zhang, B., Dafoe, A., & Dafoe, J. (2021). Artificial Intelligence: American attitudes and trends. SSRN
Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.3483468
Rizal, C., Supiyandi, S., Zen, M., & Eka, M. (2022). Perancangan Server Kantor Desa Tomuan Holbung
Berbasis Client Server. Bulletin of Information Technology (BIT), 3(1), 27–33.
Supiyandi, S., Rizal, C., Zen, M., & Eka, M. (2022). Pelatihan Perangkat Desa Dalam Penerapan Metode
Waterfall Pada Sistem Informasi Desa. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(3), 2346–2356
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Chairul Rizal, Barany Fachri, Hendry, irwan, Ricky Ramadhan Harahap, Supiyandi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Chairul Rizal




