Deteksi dini kasus flat foot pada anak dibawah 10 tahun di ILP Mekarsari

Authors

  • Laurensia Anindya Universitas Telogorejo Semarang
  • Maha Terra Auna Universitas Telogorejo Semarang
  • Mario Moses Mahanaim Universitas Telogorejo Semarang
  • Maya Mutiara Anisafitri Universitas Telogorejo Semarang
  • Maychendrayani Universitas Telogorejo Semarang
  • Nabila Alya Putri Universitas Telogorejo Semarang
  • Sesilia Elsinakeisha Universitas Telogorejo Semarang
  • Vincentius Bagus Satrio Wibowo Universitas Telogorejo Semarang
  • Restu Tama Febriany Universitas Telogorejo Semarang
  • Asih Budiatun Universitas Telogorejo Semarang

         DOI:

https://doi.org/10.62712/juribmas.v4i3.899

Keywords:

terapi latihan flat foot, intervensi arcus pedis

Abstract

 Arcus pedis merupakan struktur melengkung di telapak kaki yang berfungsi sebagai mekanisme pegas untuk
menjaga keseimbangan tubuh saat bergerak. Tujuan pengabdian untuk mendeteksi adanya kasus flat foot pada anak
dibawah 10 tahun. Penelitian ini menggunakan quasy experimental, yaitu dengan melakukan pemeriksaan satu kali
untuk mendeteksi keberadaan flat foot pada anak di posyandu ILP Mekarsari. Sebanyak 4 anak yang teridentifikasi
memiliki Flat Foot. Tes foot print bertujuan agar anak anak yang mengalami Flat Foot teridentifikasi dan mendapat
intervensi secara intens serta mendapat latihan. Latihan ini bermanfaat untuk memperbaiki kondisi lengkungan kaki
anak agar kedepannya anak tidak mudah merasakan lelah dan mengurangi risiko jatuh yang tinggi. Kegiatan
penyuluhan kesehatan tentang flat foot yang dilaksanakan di posyandu ILP Mekarsari bersamaan dengan kegiatan
rutin posyandu berjalan lancar sesuai rundown yang telah ditentukan dengan baik dan mendapat respon positif dari
peserta.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Antar, N. K. A. J., Nugraha, M. H. S., & Dewi, A. A. N. T. N. (2019). Pelayanan fisioterapi pemeriksaan bentuk arkus pedis (normal foot, flat foot, dan cavus foot) dan pemeriksaan pola berjalan (stride length, step length, cadence, dan speed) pada anak di SDN 8 Dauh Puri Denpasar. Buletin Udayana Mengabdi, 18(3), 85–92. Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana.

Irawan, H., Sujadi, A. S. B., Syifa, A. A., Syifa, A. N., Rifqi, Z., Mairiza, A. N., … Nur, A. V. (2024). Deteksi dini pemeriksaan dan pengukuran flatfoot pada murid sekolah dasar di SDN 03 Sawangan Desa Sawangan Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan. Jurnal Batik Mu, 4(1)

Lathifah, N. O., Rosidah, N., & Ertitri, F. (2024). Pemberian edukasi fisioterapi mengenai flat foot pada komunitas posyandu ibu dan anak Pandanwangi. Health Care: Journal of Community Service, 2(2), 35–41.

Smith, J., Petrovic, P., Rose, M., De Souz, C., Muller, L., Nowak, B., & Martinez, J. (2021). Placeholder Text: A Study. The Journal of Citation Styles, 3. https://doi.org/10.10/Xv

Published

2026-02-23

How to Cite

Laurensia Anindya, Maha Terra Auna, Mario Moses Mahanaim, Maya Mutiara Anisafitri, Maychendrayani, Nabila Alya Putri, Sesilia Elsinakeisha, Vincentius Bagus Satrio Wibowo, Restu Tama Febriany, & Asih Budiatun. (2026). Deteksi dini kasus flat foot pada anak dibawah 10 tahun di ILP Mekarsari. Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat (JURIBMAS), 4(3), 673–678. https://doi.org/10.62712/juribmas.v4i3.899

Issue

Section

Articles